Apakah ada hal yang mustahil untuk dilakukan oleh seorang Hacker? Setiap hari kita membaca berita tentang hacker yang membobol rekening secara online, menyerang jaringan bisnis, mencuri identitas pengguna jejaring sosial dan hal lain yang dapat mendatangkan kerugian pada masyarakat. Sehingga sudah sewajarnya kalu kita harus lebih waspada dengan pengamanan internet yang kita gunakan setiap hari. Kenyataannya bahwa kebanyakan hacker menggunakan trik yang sama untuk masuk ke komputer dan mencuri informasi berharga yang kita miliki. Dari keterangan berikut ini diharapkan Anda untuk lebih waspada agar dapat terlindungi dari jari pintar si hacker. Secara Online
Beberapa jalan yang digunakan seorang hacker secara online adalah: 1. Spam: Sebagian besar serangan hacker dimulai dengan junk mail alias spam. Hacker akan mengirimkan pesan dengan judul yang menggoda seperti "I love You" atau "Free Gift!" atau "You are Winner".
Untuk ratusan atau bahkan ribuan alamat email yang diperoleh secara
ilegal. Email spam ini dapat menipu Anda agar memberikan informasi
yang berifat pribadi, mengajak Anda berkunjung ke situs
berbahaya/porno, atau bahkan memberikan link untuk men-download
program menarik yang sebenarnya program tersebut akan memberikan total
kontrol si hacker atas komputer Anda! Hacker sangat pintar dalam
pengetahuan komputer mereka, dan akan berusaha keras untuk membuat
email spam dengan kata-kata yang sangat meyakinkan.
2. Download: Men-download file dari Internet menjadi sangat
populer sejak Napster diperkenalkan ke dunia maya. Dan sekarang, meski
telah ada peraturan hukum yang melarang pembajakan software, musik
dan film, tetapi dengan cepat melalui mesin pencari Google kita akan
sangat mudah menemukan jutaan website yang didedikasikan untuk
men-download musik, video, software dan gambar (baik secara legal
maupun ilegal) dari Internet.
Tetapi hati-hati, ketika Anda men-download file tersebut bisa saja
Anda akan mendapatkan "bonus" di balik file yang Anda dapatkan, yaitu
berupa spyware, adware bahkan virus yang bersembunyi bersama file
tersebut.
3. Popup: Semua orang tahu bahwa popup itu menjengkelkan,
tapi apakah Anda tahu bahwa popup juga membawa resiko keamanan pada
komputer?
Popup adalah salah satu jalan yang digunakan hacker sebagai cara untuk
mendapatkan perhatian Anda dan menipu Anda agar melakukan hal-hal yang
bisa memasukkan informasi pribadi Anda. Anda mungkin sering ketika
membuka sebuah website dan tiba-tiba ada jendela baru yang otomatis
terbuka, sebaiknya langsung di close saja popup tersebut. Hacker
menggunakan ini untuk mengiklankan produk dan jasa yang tampaknya sah,
namun di dalam popup ini tersembunyi virus atau spyware yang dapat
mengintai ketika Anda meng-klik-nya.
4. ActiveX: teknologi ActiveX sering digunakan oleh banyak
situs web terkenal seperti bank dan toko online untuk membuat
transaksi online Anda lebih baik dan cepat. Sayangnya, hacker telah
menemukan cara untuk mengeksploitasi ActiveX dan menggunakannya untuk
menjebak Anda. Hacker menggunakan celah keamanan yang didokumentasikan
di ActiveX untuk masuk ke komputer Anda dan mencuri informasi
berharga yang ditemukan di sana.
Secara Offline
(dari catatan seorang sahabat yang begitu tegarUlygiznawati )
Mendengar kata password pasti kita semua setuju kalau kata tersebut
berhubungan dengan sesuatu yang rahasia, penting dan tentunya tidak
boleh diketahui oleh siapapun. Mengamankan data penting dengan password
merupakan cara yang efektif untuk menghindari tangan-tangan jahat yang
tidak berkepentingan. Banyak orang berpikir bahwa data yang telah
diberi password itu aman. Tentu saja itu tidak 100% benar. Cukup mudah
bagi seorang hacker untuk menjebol password karena hacker selalu
memiliki cara untuk melakukannya. Namun, kita tidak bisa langsung
mengganggap hacker itu jahat, banyak juga kok yang baik.
Terlepas dari itu semua, justru kecerobohan biasanya terjadi dari si
pengguna password tersebut. Banyak yang membuat password dengan profil
pribadinya. Misalnya, nama istri, nama pacar, tanggal kelahiran, nama
binatang kesayangan, atau suatu kegemaran tertentu. Alih-alih supaya
mudah diingat, hal itu justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.
Ada beberapa metode yang biasa digunakan para hacker untuk menjebol password, yaitu:
1. Cara Teknis.
Dengan cara teknis, berarti kita menggunakan software untuk membongkar
atau menjebol password. Misalnya saja untuk membaca file yang berformat
MS Word dan tidak bisa dibuka karena harus dimasukkan password. Kita
bisa menggunakan software seperti Word Password Recovery yang bisa kita
download di internet. kita bisa menggunakan Google untuk mencarinya.
Metode teknis yang biasa digunakan antara lain, adalah: * Brute Force.
adalah metode pencarian password dengan mencoba segala kemungkinan yang
ada. Ada juga cara lain yang biasanya juga dilakukan oleh software,
yaitu metode Dictionary. Setiap kata dalam dictionary (kamus) yang
tersimpan akan dicocokkan dengan password-nya. Jika cocok dengan
password-nya, maka itulah password-nya.
Metode Brute Force mencoba segala karakter yang ada. Misalnya, dengan
mencoba segala kemungkinan dari AAAAA sampai ZZZZZ atau
1,2,3,4,5,6,7,8,9. Bisa juga dengan simbol
@!#^$&*()_":?><+=]{. Dengan begitu, akan ditemukan password
yang diinginkan.
* Keylogging.
adalah sebuah metode untuk mengumpulkan, mencatat, dan mengoleksi apa
saja yang ditekan di keyboard oleh user (target/korban). Perangkat
untuk melakukan Keylogging ini dinamakan Keylogger. Keylogger ada yang
berupa software dan ada juga yang berupa hardware. Keylogger yang
berupa software berarti kita memasang sofware Keylogger pada komputer
korban, kemudian sofware tersebut akan mencatat tombol apa saja yang
ditekannya. Tools yang biasa digunakan adalah 007 Keylogger.
Keylogger hardware biasanya berupa perangkat keras (konektor) antara
keyboard dan komputer. Keyboard akan dihubungkan dulu ke Keylogger baru
ke komputer. Dengan begitu, kita akan mengetahui tombol apa saja yang
ditekan oleh si korban dan tentu saja kita bisa mengetahui password apa
yang diketikkan. Akan tetapi, jika si korban melakukan copy paste untuk
password-nya, ini tentunya sudah lain cerita.
* Network Sniffing.
adalah metode untuk mengetahui password dengan memantau lalu lintas
paket yang keluar masuk pada sebuah LAN. Dengan demikian, apabila ada
user yang memasukkan password pada sebuah situs, akan tercatat oleh
tools pemantau tersebut. Misalnya, password di Facebook atau Yahoo!
Mail. Tools yang bisa kita gunakan contohnya Wireshark, Ace Password
Sniffer, Cain & Abel, dan Brutus. Cara Non-Teknis.
2. Cara non-teknis berarti tidak berhubungan langsung
dengan perangkat komputer atau tools tertentu. Cara non-teknis
sebenarnya lebih ke arah pendekatan (social engineering). Misalnya saja
dengan mengobrol, namun secara tidak langsung. Misalnya, tanyakan
korban tentang sistem operasi yang digunakan, nama istrinya, nama
anaknya, nama pacarnya, tanggal lahirnya, binantang kesayangan, makanan
kesukaan, atau apapun yang berkaitan dengan si korban yang sifatnya
statis alias tidak berubah-ubah. Setelah mendapatkan semuanya itu, kita
bisa mencoba menebak password sebagaimana keterangan yang telah kita
dapatkan dari si korban.